oleh

Seorang Polisi Akhiri Hidup Dengan Cara Gantung Diri

DETIKPERISTIWA.ID – Warga Cempaka Putih Jakarta pusat geger setelah adanya penemuan mayat Seorang laki- laki berinisial PS ( 40 ) di sebuah rumah kosong di Cempaka putih tengah XXVI Rt.010/ Rw.004. Selasa, ( 04/07/2023).

Menurut keterangan Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Bernard Bachtera Saragih S.sos yang didampingi Kanit Reskrim, AKP Prayogo S.H., M.H,” Korban ialah seorang polisi Lalu Lintas yang berdinas sebagai anggota Satwil Lantas Polres Metro Jakarta Selatan” tutur Kapolsek.

Korban diduga mengakhiri hidupnya karena depresi akibat kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lalu yang mengakibatkan luka pada bagian salah satu kakinya.

“Diduga almarhum bunuh diri karena depresi atas luka akibat kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lalu yang mengakibatkan luka pada bagian salah satu kakinya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Ungkap Keterlibatan Irjen Teddy Minahasa

Dugaan tersebut pun diperkuat dari keluarga dengan memberikan keterangan yang disampaikan oleh Kapolsek.

“Keluarga juga memberikan keterangan kepada kami bahwa almarhum memang beberapa kali ingin melakukan aksi bunuh diri dengan menggoreskan silet di urat nadi dan juga gantung diri, namun berhasil diketahui oleh pihak keluarga dan dapat di cegah.” Terang Kapolsek Cempaka putih, Selasa, (04/07/2023).

Ditempat yang sama, Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih juga mengatakan bahwa awal mula pihaknya mendapatkan informasi kejadian tersebut, sehingga langsung bergegas ke lokasi kejadian.

“Kami awalnya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada sesosok jasad laki-laki yang gantung diri, dan sesampainya di TKP benar kami melihat jasad korban yang sudah membengkak dan terlihat sudah mengeluarkan cairan dari dalam tubuhnya yang menyebabkan jasad korban menghitam.” Urainya.

Baca Juga :  Warga Duri Utara Tambora Geger Penemuan Mayat 

Hal tersebut pun menjadi dugaan kuat jika korban meninggal dunia dengan gantung diri sudah beberapa hari yang lalu.

“Kami menduga korban melakukan aksi bunuh diri ini sejak beberapa hari lalu diperkirakan hari kamis tanggal 29 juni 2023.” Paparnya.

Dikatakan kembali oleh Akp Prayogo, sebelumnya istri korban datang ke Polsek Cempaka Putih untuk membuat laporan kehilangan atas nama korban, namun tak sempat ditemui korban rupanya sudah mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Sebagai informasi yang kami dapati, rumah tempat kejadian gantung diri tersebut memang sudah terlihat tidak ter-urus dan tak pernah berpenghuni selama 15 (lima belas) tahun lamanya, sehingga wajar jika almarhum baru ditemukan setelah beberapa hari saat aksi gantung diri tersebut.

Baca Juga :  Ketua KPU Halmahera Selatan Diduga Memalsukan Dokumen

Terakhir Akp Prayogo mengatakan bahwa keluarga sudah mengikhlaskan kepergian almarhum dan dianggap sebagai musibah, saat ini jasad almarhum sudah dibawa kerumah sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat, untuk dilakukan pemeriksaan jenazah. (ERP)

Loading...

Baca Juga